Berita

Jazuli: Alhamdulillah, Pak Mahfud MD Akui Bertemu Ratu Atut

JUMAT, 24 JANUARI 2014 | 15:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ahmad Jazuli Abdillah kembali bicara soal dugaan bahwa Mahfud MD bermain dalam menangani sengketa Pilkada Banten pada tahun 2011 lalu saat masih menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi. Saat itu, gugatan yang dilayangkan pasangan Wahidin Halim-Irna Narulita (WH-Irna) dan Jazuli Juwaeni-Makmun Muzakky ditolak MK.

Namun, Jazuli mengaku tidak akan emosional seperti Mahfud yang reaksioner saat menanggapi pernyataan dia sebelumnya. Karena sebelumnya Mahfud MD sempat menyebut Jurubicara pasangan WH-Irna ini sebagai binatang dan kafir.
 
Jazuli  menjelaskan, dugaan masyarakat Banten, terutama para pendukung pasangan Wahidin-Irna, Mahfud MD diduga bermain pada sengketa Pilgub Banten 2011 salah satunya karena jutaan masyarakat Banten menyaksikan pertemuan Mahfud MD dengan Ratu Atut Chosiyah, cagub Banten yang saat itu kemenangannya diperkarakan di MK.


Pertemuan keduanya di stadion utama Bung Karno, Senayan, Jakarta saat sama-sama menonton pertandingan final sepak bola piala AFC antara Indonesia melawan Malaysia. Waktu itu, tepat 2 hari (20 November 2011) sebelum pembacaan putusan yang akhirnya dimenangkannya Atut-Rano.

"Sebagai orang awam hukum-tidak seperti Pak Mahfud yang Profesor hukum-saya dan sebagian masyarakat Banten bertanya-tanya apakah wajar dan etis Ketua Hakim MK bertemu dengan cagub yang sedang berperkara, yang putusannya belum dibacakan ke publik? Namun demikian, saya dan sebagian masyarakat mengucapkan 'Alhamdulillah....karena Mahfud MD mengakui telah bertemu dengan Atut' Sehingga wajar apabila muncul dugaan publik bahwa ada 'permainan' dengan terjadinya pertemuan tersebut," beber Jazuli dalam keterangannya (Jumat, 24/1).

Justru yang tidak wajar dan patut disesalkan, menurutnya, adalah sikap reaktif dan emosional Mahfud MD sebagaimana dilansir media dengan mengeluarkan tudingan kasar dengan kata binatang atau kafir. Baginya, pernyataan itu tidak mencerminkan seorang tokoh publik panutan.

"Apalagi publik tahu Pak Mahfud MD adalah salah satu calon Presiden RI yang sepatutnya menampilkan akhlakul karimah dalam menanggapi sesuatu. Kita jadi sulit untuk percaya terhadap perilaku pemimpin seperti ini. Tapi, Saya tetap berdoa semoga sikap reaktif dan emosional Mahfud MD diampuni Tuhan dan senantiasa dituntun ke jalan yang lurus," ungkapnya.

Mencuatnya dugaan permainan dalam penanganan sengketa Pilkada Banten ini setelah Mahfud MD menyatakan secara terbuka bahwa dia menjamin tidak ada kecurangan dan suap pada sengketa Pilgub Banten 2011. Mahfud menegaskan itu setelah diperiksa KPK dalam kasus suap yang melibatkan Akil Mochtar.

"Padahal publik tahu bahwa sampai hari ini masih proses penyelidikan KPK atas dugaan tersebut, terutama dengan pemanggilan pihak-pihak terkait Pilgub Banten 2011. Lalu, dugaan publik Banten juga diperkuat dengan hadirnya Mahfud MD pada acara pelantikan adik kandung Ratu Atut sebagai Walikota Serang pada hari Kamis, 10 Desember 2013 di Serang yang dihadiri juga oleh Gubernur Atut," tandas Jazuli. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya