Berita

sby/net

Politik

Jelang Pemilu, Jubir Pastikan Demokrat Solid dan Giat Bekerja

RABU, 22 JANUARI 2014 | 16:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

. Mesin Partai Demokrat tetap solid dan berjalan dengan normal, terlepas dari berbagai isu negatif yang dikondisikan para kompetitor politik untuk melemahkan partai berlambang bintang mercy ini. Hal itu dikonfirmasi oleh banyak penelitian, termasuk survei yang dilakukan Litbang Kompas belum lama ini.

Demikian disampaikan Juru Bicara DPP Partai Demokrat Ikhsan Modjo dalam keterangan pers yang diterima sesaat lalu, Rabu (22/1).

Karena itu, dia menjelaskan, kader-kader PD sejauh ini tetap yakin akan kemenangan partai. Para kader semangat bekerja turun ke lapangan menggarap akar rumput dan memberikan kontribusi nyata bagi rakyat di segenap lapisan.


"Jajaran pengurus Partai Demokrat mulai dari pusat hingga anak cabang dan ranting juga terus melakukan koordinasi dan konsolidasi, baik ke dalam mau pun ke luar partai. Kami beryakinan bahwa peluang untuk menang masih terbuka lebar. Apalagi dengan keyakinan, semangat, dan bukti-bukti berupa program-program pro-rakyat yang sudah dan akan terus diberikan oleh Pemerintahan Presiden SBY yang didukung penuh Partai Demokrat," jelasnya.

Ada pun mengenai berbagai isu negatif soal korupsi, partai besutan SBY ini terus melakukan yang terbaik untuk masyarakat dan menunjukkan keseriusannya untuk berbenah.

"Termasuk tidak main-main dengan penegakkan hukum. Bagi Demokrat, yang salah tetap salah dan yang benar tetap benar," tandas Ikhsan.

Caleg DPR-RI dari Dapil Jember dan Lumajang ini berharap, dalam waktu singkat menjelang Pemilu para kader dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat guna menyosialisasikan program-program pro-rakyat. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya