Berita

Hukum

KPK Bidik Pegawai SKK Migas Lainnya

RABU, 22 JANUARI 2014 | 10:36 WIB | LAPORAN:

Pejabat Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas, Gerhard Marten Rumeser, memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), beberapa saat lalu (Rabu, 22/1).

Gerhard diperiksa terkait dugaan gratifikasi dan atau suap di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

"Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka WK (Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Waryono Karno)," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, saat dikonfirmasi wartawan.


Gerhard datang sendirian sekitar pukul 09.50 WIB tadi dengan mengenakan batik. Tidak ada komentar yang dikeluarkan bekas anak buah Rudi Rubiandini di SKK Migas itu. Dia masuk ke lobi utama KPK dan selanjutnya menuju ruang pemeriksaan.

Dalam perkara yang sama, selain Gerhard, penyidik rencananya juga bakal memeriksa Hardiono yang juga pegawai SKK Migas.

Nama Gerhard disebut pernah melakukan kontak dengan Menteri ESDM, Jero Wacik, dan Waryono Karno, setelah penangkapan Rudi Rubiandini pertengahan Agustus tahun lalu.

Diduga percakapan ketiganya terkait dengan dugaan pemberian gratifikasi buat Waryono. Saat penggeledahan, ditemukan duit senilai US$ 200 ribu dan daftar pemberi dan penerima duit. Belakangan muncul kabar, Gerhard, Jero dan Waryono pun mengganti nomor telepon setelah penggeledahan tersebut. [ald]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya