Berita

IAEA/NET

Dunia

Tim Pemantau Fasilitas Nuklir Tiba di Iran

SABTU, 18 JANUARI 2014 | 20:45 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Hari ini (Sabtu, 18/1) satu tim pengawas dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) tiba di Tehran, Iran.

Kunjungan pertama sejak tahun 2005 ini dilakukan untuk memantau tambang uranium Iran, yang merupakan bagian dari kesepakatan Iran dengan enam negara besar.

Tim pengawas yang dipimpin oleh insinyur nuklir Massimo Aparo akan mulai pemantauan pada hari Senin (20/1).


"Berdasarkan kesepakatan kami dengan badan (IAEA), pengawas akan mengunjungi tambang Gachin di bagian selatan negara," ujar jurubicara IAEA, Behrouz Kamalvandi, seperti dikutip dari Fars News Agency, Sabtu (18/1).

Tidak hanya di Gachin, tim pengawas IAEA juga akan mengunjungi Natanz dan fasilitas nuklir Fordow untuk memastikan bahwa Iran akan menghentikan pengayaan uraniumnya hingga 20 persen.

Iran dan IAEA telah menyetujui sebuah pakta kerjasama pada bulan November yang melibatkan enam langkah awal yang harus diambil oleh Negeri Para Mullah itu termasuk penyediaan akses pemantauan IAEA ke fasilitas nuklirnya terkait dan informasi yang relevan.

Hal tersebut lantaran enam negara kekuatan dunia yang didominasi Barat mencurigai Iran berusaha mengembangkan kemampuan senjata nuklir di balik layar dari program energi atom sipil diumumkan. Namun isu itu telah ditepis Iran. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya