Berita

ahok/net

Lagi-lagi Pak Ahok!

JUMAT, 03 JANUARI 2014 | 20:52 WIB | OLEH: HENDRI SATRIO

LAGI-LAGI Pak Ahok! Wagub Jakarta ini sekali lagi membuat kontroversi. Hari ini pejabat yang memiliki nama lengkap Basuki Tjahaja Purnama ini ditasbihkan sebagai pelanggar pertama Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 150 Tahun 2013 tentang penggunaan kendaraan umum bagi pejabat dan pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Ingub yang ditandatangani Jokowi 30 Desember 2013 lalu melarang penggunaan kendaraan bermotor pribadi roda 4 atau roda 2 serta kendaraan operasional. Ingub ini mewajibkan seluruh pejabat dan pegawai menggunakan kendaraan umum. Bahkan Jokowi pun ke kantor harus naik sepeda dari rumahnya demi mengamankan instruksi yang dibuatnya bersama-sama Ahok.

Namun beda dengan yang dilakukan Wakilnya? Ahok yang tinggal di Pantai Indah Kapuk (PIK) merasa rugi waktu dan tak efisien bila harus mengikuti aturan itu. Nah, kontan hal ini membuat respon negatif di masyarakat hari ini. Dengan gagahnya Ahok tetap ke kantor menggunakan mobil yang biasanya dipergunakannya ke kantor.


Menjadi pemimpin memang berat, ada komitmen konsistensi antara perkataan dan perbuatan. Walk The Talk not NATO (Not Action Talking Only).

Jadi Wagub jelas beda bila dibandingkan saat  Ahok menjabat sebagai anggota Dewan, wakil rakyat yang terhormat. Nah, saat jadi wakil rakyat, ngomong doang sedikit kerja mungkin memang jadi kewajiban utama, kalau jadi Wagub ya tidak bisa.

Kayaknya makin kesini, koq gebrakan dan terobosonnya  Ahok semakin melempem saja. Ide yang dilontarkan hanya bersifat reaksi dan sulit dijalankan, seperti penutupan pintu tol semanggi (hanya seminggu bisa dilakukan) dan penggunaan jalur tol darurat untuk bus ke bandara Halim yang jelas bertentangan dengan peraturan yang berlaku.

Saya merindukan dobrakan Ahok saat membereskan Pasar Tanah Abang atau saat menegur para Kepala Dinas untuk bekerja lebih keras buat Jakarta. Dobrakan yang bisa membawa Jakarta menjadi lebih baru dan lebih baik.

Ayo Pak Ahok![***]

Spesialis strategi komunikasi, Partner di Triliant Communications dan Dosen Universitas Paramadina. Berdiskusi dengan penulis dapat melalui @satriohendri.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya