Berita

Mikhail Kalasnikhov

Pencipta Senjata Kalashnikov Meninggal Dunia

SELASA, 24 DESEMBER 2013 | 06:53 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Mikhail Kalasnikhov meninggal dunia setelah dirawat sejak bulan November lalu. Pencipta senjata serbu Kalashnikov itu menghembuskan nafas terakhir dengan damai pada usia 94 tahun.

Pemilik nama lengkap Mikhail Timofeyevich Kalashnikov ini lahir pada 10 November 1919 di barat Siberia. Ia disebutkan memiliki 17 saudara di dalam keluarga.

Tahun 1938, Kalashnikov muda bergabung dengan Tentara Merah. Sejak saat itu bakatnya dalam mendesain senjata mendapat perhatian khusus. Ia berperan dalam meningkatkan daya serang tank-tank Tentara Merah.


Sejak saat itu pula ia mulai mendesain senjata yang diharapkan dapat menandingi senjata buatan Jerman. Prototype senjata AK-47 selesai dibuat pada 1947 dan dua tahun kemudian diadopsi Uni Soviet sebagai senjata resmi Tentara Merah.

Kalashnikov melanjutkan dedikasinya sebagai kepala disain di Izhevsk, perusahaan pembuat AK-47.

Sepanjang hidupnya, ia menerima sejumlah penghargaan seperti Bintang Lenin dan Pahlawan Buruh Sosialis.

Kalashnikov menolak bertanggung jawab atas begitu banyak orang yang tewas dalam pertempuran akibat senjata yang diciptakannya. Menurut Kalashnikov, perang selalu merupakan tanggung jawab pembuat kebijakan perang.

Tetapi ia sangat berduka bila ada kriminalitas yang dilakukan menggunakan senjata buatannya. Apalagi bila itu melibatkan anak-anak.

AK-47 menjadi senjata paling populer dalam peradaban manusia kini. Senjata ini sangat sederhana, namun sangat bisa diandalkan dan mudah dirawat. [guh]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya