Berita

ilustrasi/net

LAPORAN DARI KORSEL

Pulau Jeju Mencatat Rekor Baru

RABU, 20 NOVEMBER 2013 | 18:51 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Provinsi Khusus Jeju di Korea Selatan tahun 2013 ini mencatat rekor baru dalam hal kunjungan wisatawan.

Hingga pertengahan November ini tak kurang dari 10 juta wisatawan yang mengunjungi pulau seluas 1,8 kilometer persegi di selatan Korea Selatan itu. Sebesar 80 persen dari angka itu adalah wisatawan domestik.

Sementara turis asal China merupakan wisatawan asing terbanyak yang datang ke Jeju hingga sebesar 60 persen.


Demikian dikatakan Direktur Departemen Perencanaan dan Strategi Organisasi Turisme Jeju (OTJ) Moon Sung-Hwan dalam pembicaraan dengan delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang berkunjung ke Jeju. OTJ adalah organisasi di bawah pemerintahan Provinsi Khusus Jeju.

Kunjungan PWI ke Jeju adalah bagian dari program kerjasama dengan Asosiasi Wartawan Korea. Delegasi PWI dipimpin Ketua Bidang Organisasi Sasongko Tedjo, dan disertai Penasehat PWI Astrid BS Soerjo serta anggota Dewan Pers Ray Wijaya.

Perjalanan menuju Pulau Jeju dari Seoul ditempuh dalam waktu 50 menit dengan menggunakan penerbangan dari Bandara Kimpo.

"Sampai akhir Desember 2013 kami memperkirakan kunjungan wisatawan sebanyak 12 juta," ujar Moon Sung-Hwan.

Dia juga mengatakan, turis asal Indonesia yang berkunjung ke Jeju tahun ini sekitar 50 ribu turis.

Jamuan makan malam di Hotel Boume Couture di pusat kota Jeju itu juga dihadiri Wakil Ketua OTJ Hong Bong-Ki.

Jeju merupakan salah satu pulau yang dilindungi Unicef. Sebelum tahun 2010 perekonomian pulau ini ditopang oleh pertanian dan perikanan. Baru pada tahun 2010 pemerintah Korea Selatan mengedepankan pengembangan sektor turisme Jeju. [dem]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya