Berita

Marciano Norman

Wawancara

WAWANCARA

Tugas Kami Mendeteksi Money Politics Pemilu 2014

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 | 09:44 WIB

Pemilu 2014 diharapkan berjalan lancar, aman, adil dan demokratis. Ini demi kemajuan bangsa ke depan. Makanya, Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan pendeteksian terhadap adanya upaya money politics.

“Apabila ada yang melanggar, pasti segera kami informasikan kepada pemangku kepentingan lainnya untuk diambil tindakan,’’ kata Kepala BIN Marciano Norman kepada Rakyat Merdeka, Selasa (29/10).

Menurut Marciano, pihaknya bertindak netral dalam pemilu nanti. Ini demi menciptakan pesta rakyat yang demokratis dan berkualitas.


“Saya pertaruhkan reputasi BIN untuk selalu netral dalam penyelengaraan Pemilu 2014,” ujarnya.

Berikut kutipan selengkapnya;

Banyak kalangan mencurigai BIN tidak netral, ini bagaimana?
Kami tidak mentolelir jika ada anggota BIN yang bermain atau membuat pesta demokrasi di 2014 tercederai. Tidak akan saya tolelir tindakan apapun yang melanggar aturan.

Apa BIN bisa memastikan pemilu nanti aman?
Seluruh tahapan pemilu itu kami pastikan berjalan dengan kondusif, sehingga bisa melahirkan calon pemimpin yang dikehendaki rakyat.

BIN berperan untuk meyakinkan pemilu itu berjalan sesuai dengan tahapan. Kemudian mengharapkan seluruh masyarakat yang memiliki hak untuk menggunakannya.

Apa BIN mendeteksi kecurangan pemilu?

Itu pasti. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat bisa melaksanakan pesta demokrasi dengan sebaik-baiknya. Diharapkan tidak ada kelompok atau orang per orang yang merasa tidak berani melakukan aktivitasnya hanya karena terintimidasi. Kami berusaha semaksimal mungkin mencegah itu.

Kami akan imbau masyarakat agar bisa melakukan pesta demokrasi dengan sebaik-baiknya.

Bagaimana kalau ada anggota BIN yang tidak netral?

Tidak ada toleransi kalau ada anggota kami yang melanggar. BIN harus menjaga netralitas pemilu legislatif dan pemilu presiden.  

Apa BIN mampu mendeteksi money politics?

Tugas kami mendeteksi money politics Pemilu 2014. Kami lakukan pencegahan secara dini. Caranya, mengimbau kepada seluruh masyarakat dan peserta pemilu untuk bisa melaksanakan haknya secara bermartabat dan bertanggung jawab.
 
Seperti apa sih mekanisme kerja BIN?
Saya rasa kita akan melakukan tugas seperti biasa. BIN itu tugasnya mengkoordinasikan komunitas intelijen yang ada di Indonesia. Kemudian kami harus menjaga stabilitas keamanan dengan melakukan tindakan-tindakan. Pokoknya, kami akan lakukan langkah intelijen yang bisa diterima saat ini. Kita hidup di zaman sekarang ini, tidak bisa kami melakukan operasi intelijen dengan ukuran seperti masa lalu.

Bagaimana cara mendekati masyarakat?
Di era sekarang ini dibutuhkan agen-agen intelijen yang cerdas. Mereka harus bisa menyatu di masyarakat. Saat mengumpulkan informasi, masyarakat tidak merasa diinterogasi. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Termasuk Yaqut dan Fadia Arafiq, KPK Fasilitasi Salat Id untuk 81 Tahanan

Jumat, 20 Maret 2026 | 16:18

Haedar Nashir Serukan Kedewasaan Sikapi Perbedaan Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 | 16:08

Prabowo Malam Takbiran di Sumut, Salat Idulfitri di Aceh

Jumat, 20 Maret 2026 | 15:47

Idulfitri Momentum Perkuat Ketakwaan dan Kehidupan Bernegara

Jumat, 20 Maret 2026 | 15:01

Wacana WFH ASN Dinilai Tak Berdampak Signifikan pada Penghematan BBM

Jumat, 20 Maret 2026 | 14:40

F-35 AS Nyaris Jatuh, Diduga Dihantam Tembakan Iran

Jumat, 20 Maret 2026 | 14:37

Lebaran di Balik Jeruji, KPK Buka Layanan Kunjungan Keluarga Tahanan

Jumat, 20 Maret 2026 | 14:26

Prabowo Selamatkan Rp308 Triliun Uang Negara dari Koruptor

Jumat, 20 Maret 2026 | 13:45

Tips Kelola THR Anak untuk Investasi dan Edukasi Maksimal

Jumat, 20 Maret 2026 | 13:42

KPK Gelar Sholat Id untuk Tahanan di Masjid Gedung Merah Putih

Jumat, 20 Maret 2026 | 13:40

Selengkapnya