Berita

bill young

Dunia

Anggota DPR Paling Lama dari Partai Republik Meninggal Dunia

MINGGU, 20 OKTOBER 2013 | 07:40 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Anggota DPR dari Partai Republik, Bill Young, meninggal dunia hari Jumat lalu (18/10) di Washington. Selama bertugas 43 tahun di Kongres, wakil rakyat dari daerah pemilihan Florida itu dikenal sebagai salah seorang motor utama kaum hawkish di Kongres, sebutan untuk pendukung kebijakan militer dan perang.

Bill Young meninggal dunia pada usia 82 tahun.

Menurut kepala stafnya, Harry Glenn, Young meninggal dunia karena gangguan di tulang belakang yang dideritanya akibat sebuah kecelakaan pesawat kecil di tahun 1972.


Tanggal 9 Oktober lalu dari tempat ia dirawat, di Walter Reed Medical Center, Bill Young mengumumkan dirinya tidak akan mengikuti pemilihan umum tahun depan.

Tahun 2012 lalu Bill Young membuat kejutan. Ia yang dikenal sebagai pendukung perang meminta agar pemerintah Amerika Serikat menarik pasukan dari Afghanistan.

Kepada Associated Press saat itu ia mengatakan, "Kita membunuh anak-anak yang tidak seharusnya mati."

Young mulai terlibat dalam politik di Florida sejak tahun 1957. Dia dianggap sebagai tokoh Florida dan anggota DPR paling senior dari kubu Partai Republik. Dia mewakili rakyat Florida di Kongres selama 22 periode.

Pria yang punya nama lengkap Charles William Young itu lahir di Harmarville, Pennsylvania, kemudian pindah ke Indian Shores, Florida.

Bill Young bertugas di Angkatan Darat antara 1948 hingga 1957.

Ia memulai karier politik sebagai asisten anggota DPR dari Partai Republik William Cramer selama tiga tahun dari 1957 hingga 1960. Setahun kemudian hingga 1971 ia bertugas di Senat Florida. [guh]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya