Berita

Letnan Jenderal Budiman

Wawancara

WAWANCARA

Letnan Jenderal Budiman: Dicopot, Bila Ada Oknum TNI Macam-macam Dalam Pemilu

SENIN, 07 OKTOBER 2013 | 08:27 WIB

TNI Angkatan Darat siap memberikan bantuan pengamanan Pemilu 2014. TNI akan bekerja sama dengan kepolisian untuk mengamankan pesta rakyat lima tahunan tersebut.

Demikian disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Letnan Jenderal Budiman, kepada Rakyat Merdeka, di sela-sela pameran alat utama sistem persenjataan (Alutsista) di Monas, Jakarta, Jumat (4/10).

“Pada prinsipnya kami selalu siap memberikan bantuan. Pemilu aman tentu harapan kita semua,” katanya.


Berikut kutipan selengkapnya:

Apa soal surat suara juga akan diamankan?
Kalau soal itu belum kami bahas sampai sejauh itu. Tapi prinsipnya kami siap membantu mengamankan pemilu legislatif dan pemilu presiden.

TNI diharapkan netral dalam Pemilu 2014, ini bagaimana?
Itu sudah pasti. Tidak usah dibicarakan lagi. Kami sudah tegas sekali mengenai netralitas itu.

Bagaimana kalau ada yang tidak netral?
Tinggal dicopot saja bila ada oknum TNI yang macam-macam dalam pemilu. Lihat saja nanti.

O ya, apa komentar Anda mengenai HUT TNI Ke-68?
Tentu dengan bertambahnya umur, kami akan menjadi lebih baik lagi dalam mempertahankan keutuhan NKRI.

Apa lagi didukung alutsista yang baik dan personel yang handal.

Kesejahteraan prajurit bagaimana?
Kesejahteraan prajurit sudah lumayan. Pemerintah sangat  memperhatikan. Kita lihat saja, dengan kenaikan gaji 20 persen, selanjutnya  15 persen. Prajurit yang baru tamat memiliki gaji Rp 3,9 juta.

Artinya, kalau dia masih bujangan sudah masuk kelas menengah. Kalau berkeluarga turun sedikit. Tapi secara keseluruhan itu sudah cukub bagus sekali.

Mengenai alutsista?
Sekarang ini kan baru pada taraf Minimum essential force (MEF). Kami membeli peralatan perang masih dalam tingkatan itu. Yakni untuk bertahan. Belum dalam sekala yang sebenarnya.

Apa ada hambatan dalam peningkatan alutsista ?
Kalau hambatan tidak ada. Kami baru membenahi dan membeli awal tahun 2004. Saat itu alat perang kita berumur  30 tahun-an.

  Kemudian dibeli lagi tahun 2009 sampai 2014. Peningkatan alat perang kita agak banyak, mencapai rata-rata hampir 30 persen.

Dengan alutsista yang berkembang, apa lagi yang kurang?
Alutsista kita sudah berkembang dengan baik. Tapi dengan sistem pertahanan keamanan semesta, tentu memerlukan kebersamaan TNI dengan rakyat.

Dengan satunya TNI dengan rakyat maka kita memiliki daya gentar tersendiri. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya