Berita

Cristina Fernandez/net

Dunia

Presiden Argentina Dianjurkan Istirahat Sebulan

Ada Gumpalan Darah di Otaknya
MINGGU, 06 OKTOBER 2013 | 11:13 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Argentina Cristina Fernandez dianjurkan istirahat selama sebulan setelah dokter menemukan gumpalan darah di otaknya akibat cedera kepala yang dialaminya.

Jurubicara Alfredo Scoccimarro mengemukakan bahwa penyakit yang dialami Cristina sebenarnya sudah terjadi pada 12 Agustus lalu.

Hal tersebut diketahui setelah tim dokter kepresidenan yang melakukan scan pada otaknya menemukan cedera di kepalanya. Namun, Cristina masih merasa baik-baik saja sehingga mengabaikan penyakitnya.


Masalah muncul pada hari Sabtu (5/10) setelah Cristina (60) pergi ke rumah sakit karena mengeluh sakit kepala. Setelah diperiksa, dokter menemukan hematoma subdural atau perdarahan antara otak dan tengkorak.

"Mengingat bahwa ia mengalami nyeri kepala, mereka (tim dokter kepresidenan) melakukan penelitian neurologis, dan mendiagnosis mengalami pendarahan pada otak. Mereka memerintahkan dia untuk beristirahat selama satu bulan," kata Scoccimarro, seperti dilansir Associated Press (Minggu, 6/10).

Pada bulan Januari 2012, Cristina juga sempat cuti akibat kanker kelenjar tiroid yang dialaminya. Tidak hanya itu, ia juga memiliki riwayat penyakit hipertensi kronis.[wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya