Berita

Dunia

Serangan Udara NATO Tewaskan Lima Warga Sipil Afghanistan

SABTU, 05 OKTOBER 2013 | 18:46 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah serangan udara NATO menghantam wilayah di Afghanistan timur pada Jumat malam (4/10) waktu setempat. Akibatnya, lima warga sipil termasuk tiga anak dibawah umur, tewas.

Jurubicara kepolisian daerah Hazrat, Hussain Mashreqiwal, pada Sabtu (5/10) mengidentifikasi korban tewas berusia antara 12 hingga 20 tahun. Mereka tewas saat keluar untuk berburu burung di daerah Saracha, beberapa kilometer dari kota Jalalabad, ibukota provinsi Nangarhar timur.

"Tadi malam sekitar pukul 11:00, lima warga sipil yang berusia antara 12 hingga 20 tahun membawa senjata udara untuk pergi berburu burung sekitar delapan kilometer dari pusat kota Jalalabad. Mereka menjadi sasaran dan dibunuh oleh pasukan serangan udara asing (NATO)," kata Mashreqiwal, seperti dikutip The News International (Sabtu, 5/10).


Namun begitu, hingga saat ini belum ada komentar dari pihak NATO perihal insiden ini.

Bukan kali ini saja serangan udara NATO terhadapTaliban Afghanistan, menewaskan warga sipil. Menurut laporan PBB, sekitar 1.000 warga sipil Afghanistan telah terbunuh dan 2.000 orang lainnya terluka pada enam bulan pertama tahun ini. Jumlah itu menunjukkan kenaikan 23 persen dibanding periode yang sama tahun 2012. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya