Berita

Najib Razak/net

Dunia

MAJELIS UMUM PBB

Nazib Razak: Sudah Saatnya Mengakhiri Pembunuhan...

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2013 | 10:11 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk bersatu melawan ekstremisme. Ia juga memperingatkan bahwa kekerasan sektarian akan berisiko memecah belah Islam.

"Saya percaya ancaman terbesar bagi umat Islam saat ini tidak berasal dari dunia luar, melainkan dari dalam, " katanya dalam Majelis Umum PBB di New York pada kemarin (Sabtu, 28/9),

Sebagaimana dilansir AFP (Minggu, 29/9), Najib juga mengutarakan kemarahannya atas kekerasan antara Sunni dan Syiah di Suriah, Irak dan Pakistan, yang menewaskan hampir 5.000 orang dalam konflik di tiga negara selama bulan suci Ramadhan lalu.


"Sudah saatnya mengakhiri pembunuhan, dan berkonsentrasi membangun agenda bersama untuk perdamaian dan kemakmuran," lanjutnya.

Najib percaya bahwa umat muslim cinta damai. Maka dari itu, Ia menyeru ummat Islam agar bersatu melawan ekstrimis yang menggunakan agama sebagai alasan untuk melakukan kekerasan.

"Tugas kita adalah merebut kembali iman kita dengan mengartikulasikan sifat sejati Islam yang agama damai dan bertoleransi," tambahnya. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya