Berita

Dunia

ILO: Jumlah Pekerja Anak di Dunia Menurun

SELASA, 24 SEPTEMBER 2013 | 15:00 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Organisasi Buruh Internasional (ILO) melaporkan bahwa jumlah pekerja anak di seluruh dunia telah menurun sepertiga sejak tahun 2000.

Menurut laporan tahun lalu, jumlah pekerja anak mencapai 168 juta. Angka ini menurun dari tahun 2000 yang mencapai 246 juta. Namun, ILO mengatakan, bahwa ini bukan kemajuan yang cepat.

"Kita sedang bergerak ke arah yang lebih baik, namun kemajuan ini masih terlalu lambat," kata Direktur Jenderal ILO, Guy Ryder, sebagaimana dilansir Daily Star (Selasa, 24/9).


Guy katakan, perlu upaya besar dan serius untuk mengakhiri kasus pekerja anak di masa mendatang.

"Ada 168 juta alasan yang baik untuk melakukannya," imbuhnya.

Sementara itu, Program Internasional ILO tentang Penghapusan Pekerja Anak (IPEC), juga telah menetapkan target pada 2016 untuk menghapuskan pekerja anak.

"Untuk lebih mengurangi pekerja anak, negara-negara harus mempromosikan kebijakan pendidikan, langkah-langkah perlindungan sosial dan pengentasan kemiskinan," tekan Kepala IPEC, Constance Thomas.

Laporan ini dipublikasikan menjelang konferensi Pekerja Anak Global yang rencananya diselenggarakan di Brazilia bulan depan.[wid]


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya