Berita

ilustrasi/net

AS Minta Warga Negaranya Tinggalkan Libanon

SABTU, 07 SEPTEMBER 2013 | 13:15 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Amerika Serikat (AS) meminta warga negaranya yang berada di Libanon untuk meninggalkan negara tersebut. Hal ini dilakukan ditengah kekhawatiran AS mengenai keteganan yang terjadi di kawasan tersebut mengenai ancaman keamanan yang potensial.

"Kami akan terus mengevaluasi informasi seperti itu yang datang dalam beberapa hari dan minggu-minggu ke depan. Dan jika kita perlu mengambil langkah-langkah tambahan, kita pasti akan mengambilnya," kata jurubicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf, sebagaimana dilansir CNTV (Sabtu, 7/9).

"Pelayanan konsuler di Adana dan di Beirut akan tetap dibuka, namun kami hanya menurunkan beberapa personel keamanan disana. Keamanan dan fasilitas warga negara kami di sana akan menjadi perhatian sepenuhnya untuk semua orang di sini (AS)," Harf menambahkan.


Tak lama setelah pengumuman tersebut, sekitar 150 orang dari kelompok pro-Suriah mengadakan protes di dekat Kedutaan Besar AS di Beirut. Mereka memprotes terhadap kemungkinan serangan AS di Suriah, dan berjanji untuk mengadakan aksi unjuk rasa yang lebih besar jika serangan benar-benar dilancarkan oleh AS. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya