Berita

korban terluka/net

Dunia

Gubernur Afghanistan Tewas Dibom Saat Melayat

SABTU, 31 AGUSTUS 2013 | 11:09 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Serangan bom bunuh diri kembali terjadi di Afghanistan. Kali ini serangan tersebut terjadi dalam upacara pemakaman dan menewaskan Gubernur Dasht e-Archi, Provinsi Kunduz, Sheikh Sadruddin Saadi.

Sebagaimana dilansir al Jazeera (Sabtu, 31/8), Kapolda Kunduz Mohammad Khalil Andarabi menyebutkan bahwa Gubernur Saadi tewas bersama tujuh peziarah lainnya. Bom yang terjadi pada Jumat pagi waktu setempat itu turut melukai 16 orang lainnya.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa pelaku pengeboman menyelinap diantara kerumunan pelayat sebelum meledakkan bom yang ditempel ditubuhnya.


Belum ada yang mengaku bertanggung jawab dalam serangan yang terjadi sekitar pukul 08.00 itu, namun sejumlah analis menduga serangan ini dilakukan oleh milisi Taliban. "Taliban telah meningkatkan serangan, terutama dalam seminggu terakhir untuk menunjukkan kekuatannya," kata Abdul Wahid Taqat, seorang analis militer yang berbasis di Kabul.

Gubernur Saadi yang merupakan seorang anggota partai Jamiat e-Islami, diduga telah lama menjadi target sasaran Taliban. Pasalnya, selama ini sang gubernur dikenal sebagai tokoh yang anti terhadap Taliban. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya