Berita

ist

Dunia

Kecelakaan Helikopter Tewaskan Empat Warga Skotlandia

SABTU, 24 AGUSTUS 2013 | 19:08 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Empat orang tewas setelah sebuah helikopter jatuh di Laut Utara, Skotlandia pada Jumat malam (23/8).

Dalam insiden itu, helikopter Super Puma L2 yang jatuh sekitar tiga kilometer dari bandara Sumburgh di Shetland pada pukul 18:20 waktu setempat, tengah membawa 16 pekerja dan dua awak.

Sedang empat belas penumpang lain mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.


"Tampaknya insiden ini terjadi karena helikopter kehilangan kendali yang menyebabkan helikopter tiba-tiba jatuh ke laut tanpa sempat melakukan pendaratan," ujar koordinator tim penyelamat, Jim Nicholson, mengatakan, seperti dikutip BBC News (Sabtu, 24/8).

Setelah semua korban berhasil dievakuasi, tim penyelamat kemudian memindahkan helikopter ke lokasi yang lebih mudah diakses di mana ia menunggu untuk dimuat ke kapal.

Menteri Pertama Skotlandia, Alex Salmond, sangat mengapresiasi kerja tim penyelamat yang dengan sigap melakukan penyelamatan. Ia menjanjikan 'bonus' kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya penyelamatan.

"Pikiran kami saat ini tertuju kepada keluarga, teman dan kolega dari mereka yang kehilangan nyawa mereka dalam insiden tragis ini. Kami juga berharap bahwa mereka yang terluka dapat segera pulih," puji Salmond.

"Saya ingin menyampaikan penghargaan besar untuk semua orang-orang berani dan bekerja keras terlibat dalam upaya penyelamatan dan dalam mengobati korban ketika mereka dibawa ke darat," tandasnya. [ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya