Berita

hassan rouhani/net

Dunia

Presiden Iran Kutuk Penggunaan Senjata Kimia

SABTU, 24 AGUSTUS 2013 | 17:53 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Iran, Hassan Rouhani, mengutuk keras penggunaan senjata kimia dalam konflik bersenjata dan mendesak masyarakat internasional untuk mencegah penggunaan senjata tersebut.

Rouhani, yang baru dilantik pada 4 Agustus lalu, pada Sabtu (24/8), menyatakan keprihatinan dan penyesalannya yang mendalam atas situasi yang sedang berlangsung di berbagai wilayah yang menggunakan senjata kimia, khususnya di Suriah, dimana banyak orang tidak bersalah tewas terkena senjata kimia.

Lebih lanjut, Pengganti Ahmadinejad itu juga mengutuk serangan udara Israel terhadap Lebanon kemarin (Jumat 23/8).


"Saya juga mengutuk serangan udara oleh rezim Zionis (Israel) di Lebanon. Hal ini menunjukkan bahwa musuh telah merencanakan misi besar terhadap kami dan Timur Tengah, seperti yang jelas-jelas terjadi di Suriah, Lebanon dan Mesir," katanya, seperti dikutip Press TV (Sabtu, 24/8).

Ulama moderat ini memperingatkan bahwa adanya penggunaan senjata kimia  bisa menimbulkan ketidakstabilan di wilayah tersebut dan akan merugikan negara-negara regional dan negara-negara Muslim, baik secara politik maupun ekonomi. [ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya