ILUSTRASI/NET
ILUSTRASI/NET
RMOL. Perdana Menteri Lebanon, Najib Mikati, menyatakan hari berkabung nasional pada Sabtu hari ini (24/8), untuk menghormati 42 orang yang tewas dalam pemboman.
Pemboman yang terjadi kemarin (Jumat, 23/8) di Masjid As-Salam di Tripoli, merupakan pemboman paling mematikan di negara itu sejak perang saudara 1975-1990.
Diperkirakan korban tewas akan bertambah mengingat Palang Merah Lebanon, seperti dikutip AFP (Sabtu, 24/8), menyebutkan sedikitnya 500 orang juga terluka dalam peristiwa tersebut. Banyak diantaranya mengalami luka bakar yang cukup serius dan cedera kepala.
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31
Selasa, 01 September 2026 | 11:03
UPDATE
Minggu, 06 September 2026 | 05:51
Minggu, 06 September 2026 | 05:16
Minggu, 06 September 2026 | 04:52
Minggu, 06 September 2026 | 04:22
Minggu, 06 September 2026 | 03:53
Minggu, 06 September 2026 | 03:23
Minggu, 06 September 2026 | 02:50
Minggu, 06 September 2026 | 02:21
Minggu, 06 September 2026 | 01:59
Minggu, 06 September 2026 | 01:46