Berita

endang tirtana/net

Wiranto-Hary Tanoe Harus Siap Ditelanjangi

KAMIS, 18 JULI 2013 | 04:14 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Deklarasi dini Wiranto-Hary Tanoesoedibjo sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dinilai positif dan langkah maju dalam perpolitikan di tanah air.

Karena dalam rentang waktu satu tahun lebih ke depan, jagoan Partai Hanura ini punya banyak waktu untuk menyampaikan visi-misi serta program yang akan dikerjakan kalau terpilih pada pemilihan presiden 2014 mendatang.

Demikian disampaikan Ketua DPP Perindo Endang Tirtana dalam diskusi bertajuk 'Peluang Wiranto-HT dalam Pilpres 2014' di kantor Perindo, Jalan Diponegoro 29, Menteng Jakarta, Rabu petang, (17/7).

Tak hanya itu, sambung Endang, masyarakat juga punya kesempatan luas untuk mencari tahu siapa sosok kedua pasangan tersebut. Dan bukan tak mungkin, rakyat yang kritis akan menelusuri rekam jejak pasangan militer-pengusaha tersebut. "Makanya, Wiranto-Hary Tanoe harus siap ditelanjangi," tekan Endang.

Menurut Endang, hal itu baik untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia. Pemilih dan para calon akhirnya saling mengenal sehingga menghindari praktik beli kucing dalam karung. "Semua partai harus melakukan seperti ini juga," sambung Endang menambahkan.

Pada pilpres 2014 nanti, Endang yakin, rakyat akan memilih calon yang anti tesa dengan model kepemimpinaan saat ini. Karena rakyat sudah muak dengan tipe pemimpin yang lamban, ragu, takut, dan menunggu respons masyarakat baru bertindak dan mengambil keputusan.

"Wiranto-Hary Tanoe setidaknya sudah berani, tanpa ragu-ragu lagi. Mereka deklarasi tanpa harus melihat bagaimana respons rakyat atau hasil perolehan suara di pemilihan legislatif. Itu bisa dinilai sebagai gambaran sikap mereka kalau memimpin nanti," beber Endang.

Meski diakui Endang, kalau sampai Hanura tidak berhasil meraup suara 20 persen sebagai syarat untuk mengajukan pasangan capres-cawapres, pencalonan Wiranto-Hary Tanoe bisa kandas sebelum bertarung. Memang, masih ada peluang dengan menggandeng  partai-partai lain.

"Agar pencalonan ini mulus, mau tidak mau Hanura harus bekerja keras. Kerahkan semua potensi dan kekuatan yang dimiliki. Hanura harus mampu merebut hati dan pikiran rakyat. Tentu, perlu cara-cara cerdas," demikian Endang, yang juga peneliti Maarif Institute ini. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya