Berita

presiden SBY/net

Presiden: Saya dan Isteri Beli Batik Saat Jalan ke Daerah Manapun

RABU, 17 JULI 2013 | 23:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebagai penggemar batik, Presiden bangga pakaian khas Indonesia ini berkembang pesat, baik kualitas, corak, maupun keindahannya. Presiden dan Ibu Negara pun sering membeli batik.

"Saya dan isteri jalan ke daerah manapun di Indonesia, kami melihat batik dan membeli batik di manapun. Kami harus mengatakan batik kita makin indah, makin berkualitas," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutannya saat membuka Gelar Batik Nusantara 2013 di Jakarta Convention Centre, Rabu (17/7).

Batik Indonesia, lanjut Presiden SBY, saat ini populer di segala kalangan. Bahkan dunia internasional mengidentifikasi Indonesia dengan ciri khas batiknya. SBY mengajak hadirin menyebutkan 10 kata yang berasosiasi dengan Indonesia. Menurutnya, kata yang akan muncul salah satunya adalah batik.

"Rasa syukur lainnya, industri batik memiliki nilai ekonomi dan penghasilan makin meningkat, baik diterima pengelola, perajin dan pedagang," ujar Presiden SBY, sambil mengingatkan ada 3,5 juta rakyat yang bekerja dalam usaha batik.

Perkembangan batik bisa terlihat dengan penggunaannya oleh masyarakat di segala acara. "Kita tidak perlu merasa salah kostum, sekalipun dalam acara yang sifatnya formal," SBY menjelaskan, seperti dikutip dari situs resmi Presiden.

SBY berharap presiden mendatang juga mencintai Batik Indonesia. "Saya dan Ibu Ani sangat mencintai batik. Kami bangga dengan batik Indonesia. Alhamdulillah, batik juua meningkatkan penghasilan perajin di seluruh Indonesia. Saya dan Bu Ani tulus dalam mengembangkan batik. Mudah-mudahan pengganti saya nanti bisa ikut mencintai batik Indonesia," ujar SBY mengakhiri sambutannya.[zul]


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya