Berita

Keluarga Cendana: Pemenang Pilpres 2014 Urusan Tuhan

SABTU, 22 JUNI 2013 | 00:46 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Walau pun mengikuti dengan serius dinamika politik di tanah air setahun menjelang perhelatan akbar pemilihan anggota legistlatif dan presiden, tetapi keluarga Cendana tidak mau cawe-cawe atau bahkan terlibat lebih dalam.

Sikap ini disampaikan putri sulung mantan Presiden Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana yang juga biasa disapa dengan sebutan Mbak Tutut atau Tutut Soeharto kepada redaksi saat ditemui di kediamanya di Jalan Yusuf Adiwinata, Menteng, Jakarta Pusat (Jumat malam, 21/6).

"Urusan pemenang Pilpres 2014 dan presiden mendatang biarlah menjadi urusan Tuhan," ujar mantan Menteri Sosial pada Kabinet Pembangunan VII yang dipimpin Soeharto itu.


Sebelumnya, saat ditanya tentang pandangannya mengenai dinamika setahun menjelang pemilihan presiden, Tutut Soeharto mengatakan bahwa dirinya tidak punya pilihan kendati sejumlah tokoh ramai disebut-sebut berpeluang besar menjadi presiden karena memiliki popularitas yang bagus.

Setelah tidak lagi menjadi pejabat negara, Tutut Soeharto sempat menghilang dari panggung politik. Pada tahun 2004 ia kembali muncul bersama Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB). Partai yang didirikan tahun 20012 oleh Jenderal Hartono, Ary Mardjono dan Namoeri Anoem itu sedianya akan mencalonkan Tutut Soeharto sebagai presiden di tahun itu.

Tetapi niat ini urung dilakukan karena dalam Pemilu 2014 PKPB hanya meraih 2,11 persen suara dan dua kursi di DPR RI. Pada Pemilu 2009 PKPB hanya memperoleh 1,4 persen suara dan tidak memenuhi syarat untuk kembali bertarung di Pemilu 2014. [guh]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya