Berita

Dunia

Diterjang Roket, Seorang Polisi Tewas dan Situs Warisan Nasional Hancur

SABTU, 15 JUNI 2013 | 12:57 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang polisi tewas dan sebuah situs warisan nasional yang didirikan oleh pendiri Pakistan, Muhammad Quaid Azam Ali Jinnah, hancur dalam serangan roket di Balochistan pada Sabtu pagi (15/6) setempat.

Kata seorang pejabat daerah, Nadeem Tahir, tiga roket menerjang situs Quaid Azam Residency di kota bukit Ziarat. Akibatnya, seorang polisi tewas dan api kemudian menghanguskan bangunan kayu dua lantai dan merusak beberapa rumah lain di dekatnya, Tahir menambahkan.

"Tampaknya roket ditembakkan dari pegunungan di dekatnya," seorang polisi mengatakan, seperti yang dikutip Reuters (Sabtu, 15/6).


Hingga kini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Insiden ini merupakan serangan pertama setelah pelantikan gubernur provinsi baru, Abdul Malik, pada pekan lalu.

Provinsi Balochistan adalah wilayah yang berbatasan dengan Afghanistan dan Iran, dan juga memiliki cadangan gas alam dan sumber daya alam menjanjikan. [rsn]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya