Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Enam Polisi Afghanistan Tewas Diserang Militan Taliban

RABU, 22 MEI 2013 | 14:51 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sedikitnya enam polisi Afghanistan tewas dalam serangan yang dilakukan
oleh kelompok militan Taliban pada Selasa (21/5).

Juru bicara provinsi Helmand, Omar Zwak, mengatakan puluhan anggota kelompok militan Taliban meluncurkan serangan terhadap pos pemeriksaan di provinsi Helmand, Afghanistan Selatan. Dalam insiden itu, tujuh
polisi juga mengalami luka-luka.


Zwak mengungkapkan, serangan itu merupakan serangan yang paling banyak melibatkan militan Taliban untuk menyerang pasukan Afghanistan pada tahun ini. Ia mengatakan hingga 1.000 militan terlibat dalam serangan ini.

Sebagaimana yang dilansir Reuters (Rabu, 22/5), dari informasi yang didapat, 25 anggota militan Taliban juga tewas dalam bentrokan ini.

Zwak menduga, para pemberontak ingin menduduki daerah yang terletak di distrik Sangin tersebut, yaitu tepat di sebelah selatan Kajaki, sebuah distrik strategis dimana Marinir AS telah berjuang keras melawan para pemberontak.

Serangan yang dilakukan Taliban terhadap warga sipil, pekerja pemerintah dan pasukan keamanan Afghanistan telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Bulan lalu, ratusan militan menyerang pos keamanan Afghanistan di provinsi Kunar timur, yang menewaskan 13 orang. [rsn]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya