Berita

teroris/ist

Dunia

Lima Anggota Al Qaeda Tewas Diserang Pesawat Tak Berawak AS

MINGGU, 19 MEI 2013 | 12:57 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Serangan pesawat tak berawak AS menewaskan sedikitnya lima anggota militan jaringan al Qaeda yang berbasis di Yaman, Sabtu (18/5).

Penduduk yang tinggal di dekat lokasi kejadian mengatakan tiga roket telah menghantam sebuah kendaraan milik kelompok teroris al Qaeda.

"Sekitar lima teroris tewas ketika serangan pesawat tak berawak yang menargetkan konvoi al Qaeda yang sedang melewati jalan padang pasir di Jaar, Provinsi Abyan," kata seorang pejabat pemerintahan, seperti dikutip Global Times (Minggu, 19/5).


Sejak 2012, AS telah meningkatkan dukungannya untuk melakukan pertempuran melawan militan al Qaeda di Yaman.

Hal ini dilakukan dalam upaya untuk mengambil alih wilayah-wilayah dikuasai militan. Sebagaian besar wilayah kekuasaan militan itu dicaplok dengan cara memanfaatkan kelemahan pemerintah pusat akibat pemberontakan anti-pemerintah yang meletus pada Januari 2011. [ian]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya