Berita

bashar assad/ist

Presiden Assad: AS Tak Perlu Ikut Campur, Masa Depan Suriah Terserah Rakyat Suriah!

MINGGU, 19 MEI 2013 | 10:43 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Di tengah gempuran para pemberontak, Presiden Suriah Bashar al-Assad menegaskan bahwa ia tidak akan pernah mengundurkan diri dari kursi Presiden sebelum pemilihan umum.

Ia juga menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak berhak untuk ikut campur dalam politik negaranya.

Pernyataan Assad ini merujuk upaya AS-Rusia untuk mengakhiri krisis Suriah yang terus meningkat. Kedua negara tersebut berupaya membujuk pemerintah Suriah dan oposisi agar mau berunding di konferensi internasional.


"Masa depan Suriah terserah kepada rakyat Suriah," Assad dalam sebuah wawancara dengan sebuah surat kabar dari Argentina, Clarin, Sabtu kemarin (18/5).

Dia pun menegaskan bahwa keputusan tentang masa depan politiknya harus dilakukan dalam pemilihan, dan bukan dalam konferensi tersebut.

"Kami mengatakan dari awal bahwa setiap keputusan yang berkaitan dengan reformasi atau politik yang dilakukan Suriah adalah keputusan Suriah," katanya, seperti yang dikutip CTV (Minggu, 19/5).

"Baik AS maupun negara lain tidak diperbolehkan untuk campur tangan di dalamnya. Masalah ini akan dibahas di Suriah," sambungnya. [ysa]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya