Berita

SISWI ARAB BEROLAHRAGA/IST

Dunia

Akhirnya, Pemerintah Arab Saudi Izinkan Siswi Putri Berolahraga

MINGGU, 05 MEI 2013 | 11:43 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Pemerintah Arab Saudi akhirnya mengizinkan sekolah-sekolah khusus putri untuk mengadakan kegiatan olahraga.

Namun,  kegiatan tersebut tetap mengacu dan tidak boleh menyimpang dari syariat Islam.

Bagi pelajar putri di Arab Saudi, keputusan pemerintah  yang mengizinkan mereka melakukan kegiatan olahraga adalah kabar menggembirakan.  Namun, dalam melaksanakan kegiatan tersebut mereka dilarang berpakaian olahraga yang seksi.


Seperti diberitakan  Associated Press (Minggu, 5/5), Kementerian Pendidikan Arab Saudi pada Sabtu (4/5), menyerukan kepada para siswi di seluruh sekolah  swasta agar dalam melaksanakan kegiatan tersebut   harus mengenakan pakaian olahraga yang sesuai syariah dan tetap mendapat pengawasan dari guru perempuan

Keputusan membolehkan kegiatan olahraga merupakan tindakan langka di Saudi setelah adanya dorongan untuk meningkatkan hak-hak kaum perempuan, hampir setahun setelah dua atlet wanita Saudi membuat penampilan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Olimpiade.

“Sudah waktunya,” kata Aziza Youssef, seorang profesor di King Saud University. “Semuanya sedang diadakan kembali di Arab Saudi pada saat kaum perempuan menuntut hak-hak mereka.”

Menurut Youssef  keputusan untuk mengizinkan olahraga untuk anak perempuan di sekolah swasta sebagai bagian dari paket reformasi yang lebih luas terhadap perempuan, tetapi pembatasan lanjutan terhadap kegiatan olahraga adalah bentuk diskriminasi yang berdampak negatif terhadap kesehatan perempuan.

Juru bicara Kementerian Pendidikan Muhammad al-Dakhini seperti dikutip SPA mengatakan bahwa keputusan untuk mengizinkan perempuan untuk melakukan kegiatan olahraga di sekolah swasta “berasal dari ajaran agama kita, yang memungkinkan perempuan melakukan kegiatan tersebut sesuai dengan Syariah.”

Keputusan, yang juga memerintahkan sekolah putri swasta untuk menyediakan tempat yang tepat serta peralatan untuk olahraga, merupakan langkah monumental yang mungkin akan segera mempengaruhi sekolah umum dan universitas, yang juga menerapkan pemisahan jender, ujar Youssef.[dry]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya