Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Ledakan Ranjau Lukai Dua Tentara Filipina

SABTU, 04 MEI 2013 | 20:00 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Dua tentara pemerintah terluka dalam serangan yang dilakukan oleh pemberontak sayap kiri di Filipina selatan, Jumat (3/5).

Seorang kepala operasi militer sipil dari Batalyon Infanteri 57, Nasrullah Sema, mengatakan, pada Sabtu (4/5), bahwa pasukannya sedang melakukan patroli keamanan di kotapraja Magpet di Provinsi Cotabato Utara ketika sebuah ranjau yang ditanam oleh Tentara Rakyat Baru (NPA) meledak pada pukul 13:15 (waktu setempat) di dekat Desa Binay.

Ledakan tersebut kemudian menghantam truk militer dan melukai dua tentara. Beruntung kedua tentara tersebut hanya mengaami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Saat ini militer telah melancarkan operasi pengejaran terhadap para penyerang itu. Demikian sebagaimana dilansir Global Times (Sabtu, 4/5).


NPA merupakan pasukan bersenjata dari Partai Komunis Filipina yang memerangi pemberontakan sayap kiri. Aksi kelompok ini setidaknya telah menewaskan lebih dari 40.000 orang di 60 Provinsi di Filipina sejak 1969. [ian]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya