Berita

Ini Sekadar Contoh Pencalegan Demokrat Berdasarkan Nepotisme

SABTU, 04 MEI 2013 | 15:24 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Loyalis Anas Urbaningrum, Mamun Murod Al Barbasyi, punya data konkret bahwa penetapan seseorang menjadi caleg di Partai Demokrat berdasarkan nepotisme. Mamun pun membeberkan sekedar contoh dari data bocoran yang ia dapatkan.

Misalnya, Lintang Pramesti. Skor dokter muda ini hanya 76 dalam skoring pembobotan. Tapi bisa menduduki nomor urut 2 di daerah pemilihan Jabar VIII. Lintang Pramesti adalah anak Agus Hermanto, yang merupakan ipar Presiden SBY.

"Sementara Syukri yang pengurus harian dan pada Pemilu 2009 sudah nyaleg di dapil yang sama skornya 86 justru ditaruh di nomor 3," ujar Mamun (Sabtu, 4/5).


Sebelumnya Mamun menjelaskan, kriteria bakal calon anggota legislatif dari Partai Demokrat terdapat secara khusus dalam poin C petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) proses pencalegan Partai Demokrat.  

Disitu disebutkan, penentuan bacaleg Partai Demokrat mempertimbangkan posisi struktural di partai; sejarah perjuangan dan jasa di partai; sejarah pelatihan di partai; tingkat pendidikan; hubungan sosial dan kultutal; ketokohan; keaktifan dalam kegiatan partai dan kemasyarakatan; integritas pribadi; dan kemampuan operasional.

Dari data bocoran yang ia dapatkan, Mamun melanjutkan keterangannya, namanya mestinya ada di nomor urut 1 untuk dapil Jawa Tengah VII. Tapi setelah daftar nama-nama bacaleg masuk ke Majelis Tinggi, namanya hilang ditelan bumi. "Lucunya ada Ketua DPC (Banjarnegara) yang masuk di DCS di Dapil Jateng VII," ungkapnya.

Mamun merasa masih menganggap wajar dan bisa dinalar kalau dirinya dizalimi karena dia dinilai sebagai loyalis Anas Urbaningrum secara politik. Berbeda dengan pihak yang selama ini berseberangan dengan Anas. Nah, ternyata penzaliman juga dilakukan terhadap loyalis 'Bani Cikeas'.

"Ulil (Abshar Abdalla) misalnya. Kurang apa sumbangsihnya bagi Cikeas. Ulil kan berjasa bagi gerakan percepatan pelengseran Anas. Ternyata hanya ditaruh di nomor 4. Padahal saya perkirakan setidaknya Ulil ada di nomor 2 di bawah Joko Ujianto, angggota DPR dan anggota Banggar juga," imbuh Mamun.

Begitu juga Umar Arsyal, anggota DPR dan Pengurus Harian DPP Partai Demokrat ditaruh di nomor urut 2 dikalahkan Amir Syamsuddin. Sedangkan anak Amir, Didi Irawadi berada di nomor urut 1 di salah satu Dapil Jabar.

"Padahal SBY pernah tegaskan bahwa Anggota DPR akan diprioritaskan. Masih banyk kasus yang serupa. Apa yang saya ungkap ini sekedar untuk mempertegas bahwa penyusunan DCS PD memang penuh kedhaliman, langgar aturan dan sadis," demikian Mamun. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya