Berita

Dzhokhar Tsarnaev/ist

Dunia

Tersangka Bom Boston Marathon Dipindahkan ke Federal Devens Medical Center

SABTU, 27 APRIL 2013 | 16:56 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Tersangka peledakan bom di Boston Marathon, Dzokhar Tsarnaev telah dipindahkan dari Rumah Sakit ke fasilitas medis penjara, Jumat (26/4).

Sebagaimana yang dilansir AFP (Sabtu, 27/4), Jurubicara Dinas Marshall AS, Drew Wade, mengatakan bahwa Dzhokhar Tsarnaev telah dibawa ke Federal Devens Medical Center, didekat Boston. Lokasinya, terletak sekitar 65 kilometer dari tempat ia pertama dirawat.

Kakak-beradik, Tamerlan dan Dzhokhar Tsarnaev yang berasal dari Chechnya, dinyatakan sebagai tersangka serangan bom Boston yang menewaskan 3 orang dan melukai lebih dari 170 orang. Tamerlan tewas usai baku tembak dengan polisi pada Kamis (18/4) lalu, sementara Dzhokhar mengalami luka serius di tenggorokannya akibat baku tembak dengan polisi.


Namun, beberapa hari lalu Kapolda Boston, Ed Davis, mengatakan bahwa kesehatan Dzhokhar telah mengalami peningkatan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya