Berita

masjid/ist

Dunia

140 Warga Rusia Ditangkap Polisi di Masjid

SABTU, 27 APRIL 2013 | 12:08 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Polisi dan agen keamanan Rusia menahan sedikitnya 140 orang di sebuah masjid di Ibukota Rusia, Moskow, pada Jumat (26/4). Mereka ditangkap atas dugaan memiliki keterlibatan dengan ekstrimis Islam.

Badan Keamanan Rusia mengatakan 30 orang diantara mereka yang ditangkap adalah warga negara asing. Penyergapan ini dilakukan seminggu setelah pemboman mematikan di Boston Marathon terjadi. Dimana pelaku dalam identifikasi itu adalah warga kelahiran Rusia dari etnis Chechen yang diduga terlibat dengan ekstremis Islam.

Badan keamanan tersebut juga melaporkan bahwa sebelumnya masjid yang mereka sergap sering dikunjungi oleh orang-orang yang terlibat dalam serangan teroris. Demikian seperti diberitakan Associated Press (Sabtu, 27/4).


Sebuah pemberontakan separatis Chechnya yang dimulai pada 1990-an semakin menegaskan karakter muslim fundamentalisnya. Kelompok ini kemudian menyebar hingga ke Kaukasus, termasuk Dagestan. Kuat dugaan tersangka pemboman Boston Marathon merupakan bagian dari kelompok ini yang beremigrasi ke Amerika Serikat. [ian]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya