Berita

ilustrasi/ist

Militer Israel Tembak Pesawat Tak Berawak

JUMAT, 26 APRIL 2013 | 11:07 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Sebuah pesawat tak berawak ditembak hingga jatuh oleh pesawat tempur Israel saat melintas di atas laut Mediterania pada Kamis kemarin waktu setempat (25/4).

Seorang jurubicara militer Israel, Letnan Kolonel Peter Lerner, mengatakan bahwa mereka memang berhak menembak pesawat tak berawak tersebut karena mendekati wilayahnya. Pesawat tak berawak tersebut terbang pada ketinggian sekitar 6.000 kaki dan telah dipantau oleh Israel selama sekitar satu jam sebelum dihancurkan menggunakan rudalnya.

Sementara Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sempat melihat pesawat tak berawak tersebut dari arah Lebanon saat ia sedang berada di helikopter militer untuk pergi ke sebuah acara di Israel Utara.


Sesaat setelah sampai di tempat tujuannya, di desa Druze, Israel Utara, Netanyahu dalam sebuah pidatonya mengatakan, "Saya melihat ini (pesawat tak berawak Lebanon) merupakan upaya yang melanggar perbatasan. Kami akan terus melakukan apa yang diperlukan untuk mempertahankan keamanan warga Israel," kata Netanyahu sebagaimana dikutip Reuters (Jumat, 26/4).

Sejauh ini, belum diketahui siapa yang mengirim pesawat itu. Namun muncul dugaan bahwa pesawat itu merupakan pesawat tak berawak Hizbullah Lebanon. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya