ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
Seorang jurubicara militer Israel, Letnan Kolonel Peter Lerner, mengatakan bahwa mereka memang berhak menembak pesawat tak berawak tersebut karena mendekati wilayahnya. Pesawat tak berawak tersebut terbang pada ketinggian sekitar 6.000 kaki dan telah dipantau oleh Israel selama sekitar satu jam sebelum dihancurkan menggunakan rudalnya.
Sementara Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sempat melihat pesawat tak berawak tersebut dari arah Lebanon saat ia sedang berada di helikopter militer untuk pergi ke sebuah acara di Israel Utara.
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31
Selasa, 01 September 2026 | 11:03
UPDATE
Minggu, 06 September 2026 | 05:51
Minggu, 06 September 2026 | 05:16
Minggu, 06 September 2026 | 04:52
Minggu, 06 September 2026 | 04:22
Minggu, 06 September 2026 | 03:53
Minggu, 06 September 2026 | 03:23
Minggu, 06 September 2026 | 02:50
Minggu, 06 September 2026 | 02:21
Minggu, 06 September 2026 | 01:59
Minggu, 06 September 2026 | 01:46