Berita

Dzhokhar Tsarnaev/ist

Dunia

BOM BOSTON

Ibu Pengebom Boston Marathon Ingin Terbang ke AS

SENIN, 22 APRIL 2013 | 13:30 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Ibu dari pelaku teror bom di Boston akan mengunjungi Amerika Serikat untuk menjenguk anaknya yang ditangkap kepolisian dalam keadaan luka parah pada Jumat petang (19/4).

Tamerlan dan Dzhokhar Tsarnaev, menjadi tersangka dua pengeboman yang terjadi saat kompetisi Boston Marathon berlangsung. Tamerlan (26) tewas diberondong peluru oleh petugas karena melawan saat penyergapan pada Kamis (18/4). Satu hari kemudian, pihak kepolisian juga menangkap Dzokhar di sebuah perahu milik warga yang diapakainya untuk bersembunyi dari pengejaran.

Sang ibu, Zubeidat Tsarnaev mengatakan bahwa dia dan suaminya akan ke AS karena sangat takut kalau anak laki-lakinya yang masih berusia 19 tahun itu harus menerima hukuman mati.


"Saya akan kehilangan dua anak laki-laki," katanya, seperti yang dikutip ABC News (Senin, 22/4).

Namun, wanita yang tinggal di Republik Chechnya ini tidak mengatakan kapan ia bakal melakukan perjalanan ke AS. Meski memiliki paspor, ia takut tidak diizinkan oleh pihak imigrasi karena dia sekarang merupakan orangtua dari tersangka teroris. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya