Berita

50 Ribu Warga Prancis Unjuk Rasa Tolak UU Pernikahan Sejenis

SENIN, 22 APRIL 2013 | 11:22 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sekitar 50  ribu orang melakukan aksi unjuk rasa di pusat kota Paris kemarin, Minggu (21/4). Mereka menyerukan penolakan terhadap undang-undang Pernikahan sesama jenis yang rencananya akan disahkan pekan depan.

Dengan melambalikan bendera berwarna pink dan biru, para demonstran meneriakkan, "Kami tidak setuju dengan undang-undang Anda, Hollande!"

Para pengunjuk rasa juga membawa spanduk bertuliskan, "Semua lahir dari ibu dan ayah." Mereka menyebut undang-undang tersebut tidak demokratis.


"Kami memperingatkan kembali kepada presiden, bahwa kami tidak akan menyerah dan kami akan melakukan segalanya untuk menghentikan undang-undang ini," kata salah seorang pengunjuk rasa, Alberic Dumon, seperti dikutip Reuters (Senin, 22/4).

Dihadiri oleh para keluarga yang mengikutsertakan anak-anak mereka, aksi unjuk rasa ini jauh lebih damai dibandingkan unjuk rasa pada bulan lalu.

Pada 24 Maret lalu, aksi unjuk rasa serupa diwarnai ricuh. Para pengunjuk rasa melempari polisi dengan batu dan botol. Dilaporkan beberapa mobil rusak dalam aksi ini. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya