Berita

john kerry/ist

Dunia

AS Sumbang 250 Juta Dolar untuk Oposisi Suriah

MINGGU, 21 APRIL 2013 | 10:58 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pemerintah Amerika Serikat kembali menunjukkan dukungannya terhadap kelompok oposisi di Suriah. Hal ini nampak saat Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, dalam konferensi Friends of Suriah di Istanbul, Turki, pada Minggu (21/4), menjanjikan bahwa AS akan menggandakan bantuan kepada kelompok oposisi Suriah sebesar 250 juta dolar AS.

"Saat ini Suriah dalam kondisi kritis dan pertumpahan darah ini perlu dihentikan. Presiden Obama mengarahkan saya untuk meningkatkan upaya kami," kata John Kerry dalam konferensi pers, seperti dikutip The News International (Minggu, 21/4).

Ia juga mengumumkan tambahan bantuan pangan senilai 25 juta dolar AS, khusus untuk membantu masyarakat di Suriah dan pengungsi di Yordania, yang akan didistribusikan oleh PBB.


Menurut media AS, bantuan besar yang akan diberikan Washington kepada para pemberontak itu mencakup kendaraan lapis baja, rompi anti peluru, teropong malam hari dan perlengkapan komunikasi mutakhir.

Amerika Serikat dan kelompok oposisi Suriah terus menuntut Presiden Bashar al Assad mundur dari kekuasaannya guna mencegah konflik terus berlanjut. Menurut PBB, konflik yang telah terjadi hampir dua tahun ini telah menewaskan lebih dari 60.000. Pembunuhan dan serangan-serangan masih sering terjadi dalam aksi perlawanan oposisi terhadap rezim Assad. Meski didesak mundur, hingga saat ini Assad masih tetap berkuasa.[ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya