Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Sepuluh Polisi Yordania Terluka Akibat Bentrokan di Kamp Pengungsi Suriah

SABTU, 20 APRIL 2013 | 19:20 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sedikitnya sepuluh polisi Yordania terluka saat kerusuhan meletus di sebuah kamp pengungsian Suriah yang terletak di dekat perbatasan kedua negara.

Seorang jurubicara pemerintah Yodania untuk kamp-kamp pengungsi Suriah di Yordania, Anmar Hmoud, mengatakan kerusuhan pada Jumat (19/4) sore di Kamp Zaatari terjadi setelah beberapa pengungsi terlibat bentrok.

Hmoud, mengatakan bahwa ketika polisi menghentikan mereka, 100 pengungsi lainnya muncul. Mereka kemudian menghujani polisi dengan batu. Polisi terpaksa menggunakan gas air mata untuk membubarkan amukan massa tersebut. Begitu seperti diberitakan ABC News (Sabtu, 20/4).


Bentrokan telah marak terjadi di kamp pengungsian. Ini disebabkan karena kamp tersebut menampung pengungsi melebihi batas maksimal.

Hal ini pula yang terjadi di Kamp Zaatari. Kapasitas kamp yang hanya bisa dihuni oleh 150.000 orang mengalami pelonjakan dahsyat seiring menegangnya konflik di Suriah. Kamp tersebut saat ini dihuni sebanyak 350.000 orang dan mengakibatkan seringnya terjadi bentrok antar pengungsi karena rebutan tempat.[ian]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya