Berita

adnan buyung nasution

Penunjukan Bang Buyung Sebagai Pengacara Anas Urbaningrum Biasa Saja

KAMIS, 18 APRIL 2013 | 08:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tersangka kasus suap proyek Hambalang Anas Urbaningrum resmi menggandeng Adnan Buyung Nasution sebagai pengacaranya. Pengacara senior itu kerap mengkritisi kebijakan SBY, termasuk saat Kepala Negara itu menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Bagi Gurubesar Ilmu Politik Universitas Indonesia Prof. Iberamsyah menilai tidak ada yang istimewa dari hal tersebut. "Saya rasa biasa saja. Buyung pengacara profesional, Anas mengambilnya sebagai kuasa hukum. Silakan saja," ungkapnya kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 19/4).

Penunjukan Buyung itu juga tidak akan membuat nyali KPK ciut dalam menggarap mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu.


"KPK tak akan terperanguh siapapun pengacara Anas, nggak ada urusan. Apakah Buyung, apakah siapa, nggak ada ngaruhnya. Yang jelas, KPK sudah punya dua alat bukti yang kuat," jelasnya.

Seperti pengacara lainnya, Bang Buyung sapaannya, juga akan bekerja memberikan bantuan hukum sesuai dengan profesinya. "Jadi biasa saja," ungkapnya.

Justru Prof. Iberamsyah mempertanyakan motif Anas Urbaningrum yang menggelar konferensi pers ihwal penunjukan Buyung sebagai pengacara tersebut. Menurutnya, Anas terkesan mempolitisasi kasus yang membelitnya dengan mencoba menggertak pihak musuh.

"Tunjuk saja diam-diam. Anas jangan terlalu banyak inilah, dia kan sudah jadi tersangka kasus korupsi," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya