Berita

dahnil anzar simanjuntak

Kalau Aparat Konsisten Cegah Penyelundupan, Kenaikan Harga BBM Tak akan Jadi Masalah

KAMIS, 18 APRIL 2013 | 06:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

. Kalau saja pemerintah melalui aparat hukum konsisten mencegah dan mengawasi ketat potensi penyelundupan BBM karena masalah adanya disparitas harga BBM, kebijakan harga premium berbeda untuk kendaraan pribadi yakni RP.6500 dan umum tetap RP.4500, seperti yang direncanakan pemerintah, tidak akan menjadi masalah.

Hal itu justru menjadi efektif mengatasi masalah beban APBD dan kerugian energi masa depan, dimana beban APBN untuk subsidi BBM 2013 ini adalah 193,8 Triliun.

Demikian disampaikan ekonom dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten, Dahnil Anzar Simanjutnak (Kamis, 18/4).


Tetapi sayangnya, pengawasan dan aparatur hukum kita lemah, maka disparitas harga justru akan menyebabkan masalah pelik baru, berkaitan dengan penyelundupan dan kecurangan lainnya.

"Termasuk opsi, seperti menetapkan harga yang berbeda untuk daerah Jabodetabek dan kota-kota besar dan padat di Indonesia, ditetapkan harga yang lebih mahal sesuai dalam rangka mengendalikan konsumsi BBM yang berlebihan, sehingga berdampak positif bagi supply energi Indonesia dimasa yang akan datang," ungkapnya.

"Tetapi tentu dengan syarat pengawasan aparatur hukum berjalan dengan baik. Tanpa itu tetap saja opsi kenaikan harga yang sama tanpa ada pembedaan lebih efektif bagi Indonesia," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya