Berita

ilustrasi

Ribuan Rumah di Bekasi Terendam Banjir

KAMIS, 18 APRIL 2013 | 06:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

. Ribuan rumah di Kecamatan Jatiasih dan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, terendam air akibat jebolnya tanggul sungai di kawasan setempat.

"Tanggul yang jebol berada di RT1 RW12 tepatnya di Perumahan Purigading Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, pada Rabu (16/4) pukul 21.00 WIB," ujar pengurus RW 06 RT12 Jatimelati, Panji Rama Aditya, di Bekasi, Kamis (18/4), seperti dilansir Antara.

Menurut dia, air yang keluar dari celah tanggul jebol menerjang ribuan rumah dan sejumlah fasilitas publik yang berada di Perumahan Purigading dan Bumi Nusapala dengan ketinggian air di lokasi terparah mencapai 1,5 meter.


"Airnya seperti banjir bandang karena meluncur bebas dari bagian hulu di selatan menuju hilir di bagian utara. Air menerjang segala benda yang ada di depannya, persis seperti arung jeram," ujar karyawan swasta itu.

Dikatakan Panji, tanggul Kali Purigading itu merupakan fasilitas yang dibangun pengembang perumahan setempat dengan lebar sekitar 3 meter sebagai saluran air.

"Hujan deras memang terjadi cukup lama sebelum tanggul jebol. Banyak rumah mewah cluster di Purigading yang juga diterjang air. Bahkan, mobil juga mengalami kerusakan akibat banjir ini," ujarnya sambil menjelaskan bahwa air surut sekitar pukul 2 dinihari.

Kodisi serupa juga dialami warga di RW19 Perumahan Bumi Nusapala yang bersebelahan dengan Purigading, ketinggian air bah mencapai 1,5 meter. "Lokasi perumahan kami berada di wilayah cekungan. Sehingga air dari hulu tertampung di perumahan ini," ujar Robbie warga setempat.

Hingga kini warga sudah kembali ke rumah masing-masing dari lokasi pengungsian dan mulai membersihkan lumpur dari dalam rumah mereka. "Saya dan keluarga mengungsi di masjid. Sedangkan barang banyak yang tidak selamat karena air naik sangat cepat," katanya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya