Berita

ilustrasi

Pemenang Pilkada Diprediksi Unggul Tipis, Warga Palembang Diajak Tetap Jaga Kedamaian

JUMAT, 12 APRIL 2013 | 13:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pelaksanaan Pemilihan Walikota Palembang pada 7 April lalu berjalan relatif lancar dan damai. Seluruh warga Kota Palembang diajak tetap menjaga keamanan dan kedamaian pascapelaksanaan Pilwakot tersebut.

"Suasana damai ini harus dijaga oleh semua komponen masyarakat di Palembang," ujar Sekjen DPP PARRA Indonesia Ihsan Jauhari, Jumat, (12/4).

Seruan itu disampaikan untuk mengantisipasi adanya kerusuhan karena perbedaan tipis pemenang Pilkada Kota Palembang, yang diikuti tiga pasangan tersebut berdasarkan penghitungan sementara tingkat kecamatan dan lembaga survei.


Penghitungan sementara tingkat kecamatan pasangan Sarimuda-Nelly unggul sangat tipis atas Romi Herton-Harnojoyo. Selisih suara keduanya hanya delapan suara.

Demikian juga berdasarkan lembaga survei. Hasil hitung cepat Lembaga Survei Indonesia menempatkan pasangan Romi-Harnojoyo mendapat 44,1% suara, disusul Sarimuda-Nelly dengan 40,98% dan pasangan Mularis-Husni yang hanya memperoleh 14,92% suara.

Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) menunjukkan pasangan Sarimuda-Nelly Unggul 0,17 persen dari Romi-Harno. Pasangan Sarimuda-Nelly sebesar 44,81 persen, Romi Herton-Harnojoyo memperoleh 44,64 persen, sedangkan Mularis-Husni 10,55 persen.

Lalu versi Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI), Sarimuda- Nelly memeroleh suara sebanyak 44,86% sedangkan pasangan nomor urut 2 Romi-Harnojoyo berada di posisi ke-2 dengan suara sebanyak 42,53%.

Terkait hal itu, Ihsan meminta agar masyarakat Palembang menunggu hasil resmi dari KPUD Palembang, yang hari ini menggelar rekapitulasi perolehan suara. "Secara konstitusi, hasil yang sah adalah hasil dari KPU Kota Palembang. Apapun hasil pleno KPU Kota Palembang harus dihargai dan dihormati oleh semua pihak," tutup master Ilmu Politik dari UI ini.

Menurut Ketua Gerakan Peduli Palembang ini masyarakat Kota Palembang cerdas, santun, dan cinta akan kedamaian. "Saya yakin warga Palembang pasti sudah paham memaknai demokrasi/pemilukada. Yang penting bagi warga Palembang adalah mengawal terwujudnya visi misi walikota terpilih agar konsisten dan amanah," sambungnya.

Pihaknya juga mendesak agar Pengawas Pemilu menjaga independensi sebagai institusi yang adil dan objektif tanpa membeda-bedakan pandangan terhadap pasangan yang berkompetisi. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya