Berita

Jangan Sampai Konvensi Demokrat hanya Kebohongan

RABU, 10 APRIL 2013 | 12:49 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Rencana pelaksanaan konvensi di Partai Demokrat untuk menjaring calon presiden yang akan diusung pada Pemilihan Presiden 2014 mendatang mendapat sambutan hangat.

Tapi, bagaimana pelaksaan real-nya nanti, publik masih menunggu.

"Tapi semua itu tergantung dari SBY, Ketua Umum Demokrat yang juga ketua Majelis Tinggi Demokrat. Apakah itu benar-bener mau dilaksanakan dengan penuh hati, tidak ada kebohongan dan kemunafikan," ujar mantan Ketua Umum DPC Partai Demokrat Cilacap Tri Dianto kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 10/4).


Tri Dianto hanya mengingatkan, jangan sampai sudah dilakukan konvensi, tapi tetap saja keputusan final di Majelis Tinggi.

"Kalau seperti itu sama saja bohong. Kalau konvensi itu kan calon di pilih oleh kader-kader Demokrat dari tingkat bawah sampai atas, bukan oleh Majelis Tinggi," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya