Berita

saleh husin

Menteri yang Maju sebagai Caleg Terkesan Rakus Jabatan

RABU, 10 APRIL 2013 | 07:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu II yang maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilihan Umum 2014 mendatang terus mendapat sorotan. Meski memang, UU tidak melarang menteri nyaleg.

"Namun, sebagai tanggung jawab moral, tentu sebaiknya para menteri fokus bekerja di kementerian masing-masing tanpa harus terganggu oleh kegiatan pencalegan," jelas Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin (Rabu, 10/4).

Saleh menjelaskan, tugas seorang menteri sangat kompleks dan tantangannya pun sangat berat. Sehingga kalau menteri itu fokus bekerja, tidak maju di Pemilu 2014 nanti, otomatis tidak terjadi conflict of interest.


"Dapat dibayangkan bagaimana jalannya pemerintahan bila sebagian menteri harus turun kampanye yang ahirnya tugas utama ditinggalkan," ungkapnya mempertanyakan.

"Untuk itu, sebaiknya para menteri tidak perlu maju sebagai caleg walau UU tidak melarangnya dan jangan sampai terkesan rakus jabatan," demikian Saleh, Sekretaris Fraksi Hanura yang duduk di Komisi V DPR RI ini.

Diberitakan sebelumnya, lima menteri dari Demokrat akan maju pada Pemilihan Legislatif 2014 mendatang.  Mereka  adalah Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan, Menteri  ESDM Jero Wacik, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo.

Sementara dari PKS, dari tiga kadernya di kabinet, Menkominfo Tifatul Sembiring dan Mentan Suswono dipastikan nyaleg. Sementara Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri tidak maju. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya