Berita

Politik

DPR Peringatkan Kemenhut Serius Wujudkan RTRWP

MINGGU, 17 MARET 2013 | 16:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Subagyo berharap agar Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan (Kemenhut) serius mewujudkan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP).

"Sampai hari ini, itu memang masih tertahan di Kemenhut. Padahal, Komisi IV DPR dan juga daerah-daerah memang sudah meminta agar segera direalisasikan," ujar Firman Subagyo kepada wartawan.

Politisi Golkar itu menyampaikan, dalam hal adanya alih fungsi hutan yang berdampak strategis dan juga memiliki nilai ekonomis tinggi, maka persetujuan harus melalui Komisi IV DPR.


"Nyatanya, sampai sekarang belum ada lagi upaya dari Kemenhut untuk melanjutkannya. Kami sebagai anggota DPR tidak mungkin menguber-uber menteri. Malah akan dicurigai aneh-aneh jika kesannya didesak-desak," ujar Firman.

Selain ketidaksegeraan dari pihak Kemenhut , lanjut dia, persoalan terkait RTRWP itu juga berkenaan dengan adanya ketidaksinkronan kebutuhan daerah (Provinsi dan Kabupaten) dengan rekomendasi ataupun solusi yang dikeluarkan oleh pihak kementerian. Tim Terpadu yang dibuat oleh Kementerian, malah sering tak sejalan dengan kondisi dan kebutuhan yang ada di daerah.

Selain itu, lanjut Firman, ketentuan perundang-undangan yang tak memadai, sering dijadikan alasan untuk kelambatan perwujudan RTRWP itu.

"Ada ketentuan Undang Undang yang overlapping, dan juga sosialisasi yang sangat kurang, sehingga di daerah-daerah kurang faham. Setelah dijelaskan, maka mereka sering benturan," jelasnya.

Oleh karena itu, Komisi IV DPR meminta agar segera diajukan pengesahan RTRWP itu. "Kita sudah beberapa kali memanggil menteri terkait, ya nyatanya sampai sekarang masih tertahan di mereka," ujar Firman.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya