Berita

luluk n hamidah/rmol

Aktivis Perempuan NU Apresiasi Komitmen Maroko Melindungi Hak Kaum Perempuan

SABTU, 09 MARET 2013 | 02:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Berbicara di depan Putri Mahkota Kerajaan Maroko, Lella Meryem, dalam pembukaan konferensi internasional bertema "Perempuan Perdesaan, Partner Proses Pembangunan" di Rabat, Maroko, Jumat sore waktu setempat (8/3), aktivis perempuan dari Nahdlatul Ulama (NU) Luluk Nur Hamidah mengapresiasi komitmen Kerajaan Maroko dalam melindungi hak kaum perempuan.

Menurut Luluk, tema konferensi yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional itu bukan sesuatu yang mengejutkan mengingat Maroko selama ini dikenal sebagai salah satu referensi dalam upaya mempromosikan hak kaum perempuan baik dalam bentuk peraturan perundangan maupun dalam praktik keseharian.

"Dalam level regional dan international, kepentingan nasional ini menjadi awal untuk menghasilkan korelasi yang genuine antara perempuan dan pembangunan," ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi beberapa saat lalu.


Dalam acara pembukaan ini, Luluk menjadi pembicara ketiga, setelah Perdana Menteri Maroko Abdelillah Benkirane dan Ketua Persatuan Nasional Wanita Maroko (UNFM) Bahija Simou.

Masih dalam sambutannya, Luluk juga berharap konferensi yang akan digelar hingga hari Minggu mendatang (10/3) akan menghasilkan kontribusi yang substansial dan berguna.

"Kami akan berusaha agar rekomendasi yang dihasilkan dalam konferensi selama tiga hari ini diikuti dengan aksi yang bermanfaat bagi kaum perempuan," demikian Luluk. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya