Calon gubernur Jawa Barat, Rieke Diah Pitaloka tak terkejut dengan hasil rekapitulasi suara Pilgub oleh KPU Jabar, yang menempatkannya sebagai pemenang kedua setelah incumbent Ahmad Heryawan.
"Pastinya saya tidak terkejut. Saya sudah tahu hasilnya dari semalam," kata Rieke dalam wawancara di Metro TV, Minggu (3/3).
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilgub Jabar oleh KPU Jabar memutuskan pasangan Ahamad Heryawan-Deddy Mizwar sebagai pemenang dengan perolehan suara sebanyak 6.515.313 (32,9%), diusul pasangan Pitaloka-Teten Masduki dengan 5.714.997 (28,41%).
Kemudia diurutan ketiga Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana Zaenal dengan memperoleh suara sebanyak 5.077.522 (25,24%), pasangan Irianto MS Syafiuddin (Yance)-Tatang Farhanul Hakim sebanyak 2.448.358 (12,17%), dan pasangan independen Dikdik Mulyana Arif Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib sebanyak 359.233 (1,79%).
Rieke menjelaskan ketidakhadirannya dalam rapat rekapitulasi di Aula KPU Jawa Barat, siang tadi bukan karena tidak menghargai proses demokrasi. Tapi karena sudah mengetahui hasil perhitungan jauh sebelum rapat selesai digelar.
"Belum dihitung tapi hasilnya sudah beredar, kancing berapa, calon A dapat berapa," keluh dia.
Rieke pun menyampaikan tak puas atas hasil rekapitulasi penghitungan suara pemilihan gubernur Jawa Barat 2013. Untuk itu dia berencana mengadukannya ke Mahkamah Konstitusi.
"Itu (laporan) akan disampaikan tim advokasi dan tim hukum kami," demikian Rieke.
[dem]