Berita

hugo chavez

Dunia

Kematian Hugo Chavez Mulai Dibicarakan

SABTU, 02 MARET 2013 | 23:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kalangan politisi, terutama kaum oposisi, mulai membicarakan masa depan Venezuela bila ditinggal mati Hugo Chavez.

Kondisi kesehatan Chavez kini dikabarkan semakin lemah setelah kembali dari Havana, Kuba.

Hari Jumat kemarin rakyat Venezuela menghadiri kebaktian yang digelar di gereja rumah sakit militer Carlos Arvelo di Karakas, tempat Chavez dirawat dengan serius. Mereka berdoa agar Chavez segera sembuh dan pulih seperti sedia kala.


Menurut konsitusi Venezuela, Wapres Nicolas Maduro akan menjadi presiden bila Chavez meninggal dunia sampai pemilihan presiden digelar selambat-lambatnya 30 hari. Maduro juga diprediksi akan memenangkan pemilihan presiden itu.

Sebelum menjalani operasi baru-baru ini, Chavez sempat menyampaikan salah satu keinginannya, yakni Maduro menggantikan dirinya. Maduro dikenal sebagai salah seorang loyalis Chavez. Selain sebagai wakil presiden, ia juga menduduki posisi menteri luar negeri.

Menjelang Jumat tengah malam lalu, Maduro mengatakan Chavez kini sedang bertarung untuk mempertahankan hidupnya. Maduro juga yang mengatakan bahwa Chavez tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit militer.

Pemerintah Venezuela tidak pernah menjelaskan secara detil kanker jenis apa yang diderita Chavez. Dia sempat dirawat selama dua bulan di Cuba, dan baru kembali ke Karakas sekitar dua pekan lalu.

Pertengahan Februari lalu pemerintah Venezuela untuk pertama kali mempublikasikan foto Chavez yang sedang menjalani perawatan di Havana. Dalam foto itu dia tersenyum didampingi kedua anak perempuannya.

Sebagian rakyat Venezuela menyesalkan pemerintah yang dianggap tak terlalu terbuka mengenai kondisi kesehatan Chavez.

CNN melaporkan, dalam sebuah demonstrasi kelompok pemuda mulai bertanya dimana Chavez berada.

Ada juga demonstran yang bertana apakah Chavez masih hidup. Demonstran ini, seperti dikutip CNN mengenakan rante di leher dan lengannya.

Mantan penantang Chavez dalam pilpres 2012 lalu, Henrique Capriles Radonski, juga ikut mengecam sikap pemerintah.

"Kita akan menyaksikan bagaimana mereka menjelaskan semua kebohongan mereka mengenai situasi presiden," ujar Radonski di akun Twitter miliknya. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya