Berita

gatot pujo nugroho

Usung Jargon 4 Sehat 5 Sempurna, PKS Bertekad Menangkan Sumut Setelah Berhasil di Jabar

SENIN, 25 FEBRUARI 2013 | 10:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kemenangan Ahmad Heryawan Deddy Mizwar yang diusung PKS-PPP-Hanura dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat diikuti kemenangan pasangan Muraz-Fahmi yang diusung PKS bersama Demokrat dalam Pilwalkot Sukabumi menunjukkan PKS tetap dipercaya rakyat. Rakyat dinilai cerdas membedakan antara kasus pribadi dengan jati diri partai yang bersih, peduli, profesional dan tidak korup.

"Selanjutnya kami akan berjuang mewujudkan ungkapan yang populer, 4 Sehat 5 Sempurna. Menang di Jabar dengan Aher-Deddy Mizwar yang bernomor urut 4, selanjutnya memenangkan Ganteng, Gatot-Tengku Erry yang bernomor urut 5 dalam Pilgub Sumut, 7 Maret mendatang," tutur Ketua DPP PKS Bidang Kebijakan Publik, Hidayat Nur Wahid di Medan, Senin (25/2).

Hidayat memuji rakyat yang dinilainya makin cerdas. Sebab, rakyat bisa membedakan antara kasus pribadi pengurus partai dengan jati diri partai.


"Kasus yang menimpa salah satu kader kami itupun sampai hari ini belum terbukti. Dan rakyat cukup cerdas membedakan, terbukti dengan rakyat kembali memenangkan kader PKS dalam Pilkada Jabar dan Sukabumi dan insya Allah di Sumut nanti," tandasnya.

Hidayat menambahkan, sejak Minggu (24/2) ia berada di Medan menghadiri undangan dari PKS Sumut. Kesempatan itu juga dimanfaatkan Hidayat untuk bersilaturahim ke sejumlah tokoh dan pimpinan ormas di Medan, di antaranya dari Al Washliyah, PWM, MUI dan Rektor IAIN Sumut.

"Alhamdulillah para tokoh ini menyambut hangat dan mengapresiasi PKS yang telah memenangkan Pilgub di Jawa Barat dan Pilwalkot di Sukabumi di tengah prahara yang sedang menimpa PKS," tuturnya.

Pada malam harinya, lanjut Hidayat, ia mengakhiri rangkaian kegiatan silaturahim dengan memperingati Maulid Nabi bersama masyarakat di Masjid Ath Thohirin di kota Binjai, Sumut. Dalam ceramah maulid yang diikuti warga dengan antusias, Hidayat  menyampaikan tentang pentingnya kepemimpinan dan memilih pemimpin yang bisa diteladani, bersih, peduli dan profesional seperti dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan kader dan pimpinan PKS Sumut, Hidayat juga mengingatkan agar kemenangan di Jabar dan Sukabumi tidak menjadikan mereka jumawa dan lengah.

"Tetapi justru harus menghadirkan semangat, kreativitas dan terobosan-terobosa inovatif untuk membuktikan bahwa PKS dan para kadernya tetap istiqamah dengan berpolitik yang bersih, peduli dan profesional yang selama ini telah menjadi jati diri PKS, " tandasnya.

Sebagai Ketua Bidang Kebijakan Publik DPP PKS, Hidayat juga mewanti-wanti kader dan pengurus PKS Sumut untuk tidak terbuai dengan kemenangan di Jabar dan Sukabumi tetapi harus menjadikannya sebagai cambuk untuk memenangkan pilgub Sumut dengan cara yang lebih elegan, dekat dengan rakyat dan menghadirkan bukti bahwa PKS tetap dicintai oleh rakyat. Justru kemenangan ini harus membuat keluarga besar PKS Sumut bekerja lebih keras dan giat. Sebab, mereka tentu akan malu jika jagoan mereka dikalahkan.

"Apalagi memang figur Gatot adalah representasi dari sifat-sifat positif yang selama ini menjadi nilai yang didoktrinkan PKS kepada para kadernya," tandas Hidayat.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya