Berita

bambang widjojanto/ist

Bambang Widjojanto Pastikan Isi SMS yang Dikirim pada Buya Syafii Maarif Hoax

MINGGU, 24 FEBRUARI 2013 | 12:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjayanto, membantah keras isi pesan singkat (SMS) yang diterima Buya Syafi'i Ma'arif.

"(Itu) hoax bos," ujar Bambang Widjayanto melalui pesan singkat yang diterima Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 24/2).

Bambang juga membantah, kalau pada Jumat lalu (22/2), sebelum KPK menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka, ia dipanggil ke Merdeka Utara, atau Istana Negara, sekitar pukul 15.45 WIB.


Ditulis dalam pesan itu, Bambang dipanggil ke Istana kerana tak mau menandatangani sprindik Anas Urbaningrum dengan alasan tidak cukup bukti.

"Saya menit per menit ada di kantor (KPK) dan tidak kemana-mana," jelas Bambang, membantah kabar dalam pesan itu.

Sebelumnya, Buya Syafii Ma'arif membenarkan ada pesan singkat (SMS) yang dia terima soal tidak kompaknya lima Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka dalam kasus Hambalang. Namun karena SMS itu dikirim dari nomor yang tak dikenal alias SMS gelap, Buya pun tak mau membalas atau mengomentarinya. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya