Berita

husni kamil manik

Husni Kamil Manik: Keberhasilan Pemilu 2014 Ditentukan Empat Faktor

MINGGU, 24 FEBRUARI 2013 | 09:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ada sejumlah syarat yang dibutuhkan agar Pemilu 2014 dapar berhasil dan selanjutnya memperkuat kondisi perekonomian negara dan meningkatkan kesejahtaeraan rakyat.

Faktor pertama yang menentukan, sebut Ketua Komisi Pemilihan (KPU), Husni Kamil Manik, adalah profesionalitas pihak penyelenggara, baik KPU maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Faktor kedua adalah peserta pemilu yang kini berjumlah 10 partai. Kinerja politik kesepuluh partai ini sangat menentukan. Belum lagi rakyat menunggu produk kebijakan yang dihasilkan wakil-wakil rakyat dari partai peserta pemilu yang kini duduk di DPR RI.


"Walaupun proses pemilu sedang berlangsung, tapi saya harapkan jangan tinggalkan kewajiban (melahirkan kebijakan). Kalau anggota DPR RI yang mencalonkan diri menghabiskan banyak waktu untuk menyiapkan pencalonan periode mendatang, akibatnya akan sangat fatal.

"Trust terhadap partai politik akan turun, dan selanjutnya partisipasi dalam pemilihan umum juga akan turun," ujar Husni saat memberikan orasi ilmiah pada pelantikan pengurus Ikatan Alumni Universitas Medan Area (UMA) di Hotel Garuda, Medan, Sabtu malam (23/2).

Faktor ketiga berkaitan dengan kualitas pemilih. Pemilu 2014 sangat ditentukan oleh kemauan rakyat memberikan suara seperti yang dijamin dalam Konstitusi.

"Pilihan yang cerdas akan melahirkan pemimpin yang tepat bagi Indonesia," sambungnya.

Hal terakhir yang menurut Husni sangat berarti dalam penyelenggaraan pemilu adalah peran serta pers. Menurut hemat Husni, pers sangat menentukan dalam menciptakan demokrasi yang lebih baik.

"Pers adalah alat kontrol sosial, di samping alat untuk menyebarkan informasi," demikian Husni. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya