Berita

anas urbaningrum

Politik

SKANDAL SPRINDIK ANAS

Yusril Ihza Mahendra Sarankan Anas Urbaningrum Melapor ke Polri

JUMAT, 22 FEBRUARI 2013 | 15:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kasus bocornya draf surat perintah penyidikan (sprindik) KPK atas Anas Urbaningrum dapat diselidiki oleh kepolisian RI.

Hal itu dikatakan pakar hukum tatanegara, Yusril Ihza Mahendra, dalam diskusi "Spirindik KPK dan Hubungan dengan Istana, Apakah Penyalahgunaan Wewenang?" di Ruang Wartawan Gedung DPR, Jumat, (22/2).

"Investigasi yang sedang dilakukan KPK bukan konteks hukum pidana, tapi pemeriksaan internal saja," jelas Yusril.


Maka, untuk mengetahui kepastian sprindik ini asli atau tidak dan bagaimana bisa bocor, maka yang dapat melakukan penyelidikan adalah kepolisian, bukan KPK.

Dia juga menyarankan agar Anas Urbaningrum yang namanya tertera di dalam draf sprindik KPK, bila merasa dirugikan melapor ke kepolisian.

"Kalau merasa rugi, laporkan saja," pungkas pendiri Partai Bulan Bintang ini. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya